Media Online Band Metal | Rock |

Banner1

METALLICA

METALLICA adalah band papan atas dunia yang masih bertahan hingga sekarang

MEGADETH

MEGADETH

PERYPHERY

PERYPHERY band modern metal dengan konsep yang gahar dalam sound dan settingan

SEPULTURA

SEPULTURA band asal brazil

IRON MAIDEN

Iron Maiden band musik heavy metal yang sangat terkenal dan di dirikan pada 1975 di London, Britania Raya oleh pemain bas Steve Harris.

Minggu, 11 Oktober 2020

Situasi Pandemi Covid 19 tidak menghalangi GCI Cicurug untuk mendeklarasikan diri 4 Oktober 2020


Www.Mediamusikcadaskeras.com - Guitar Community of Indonesia kembali menggelar Deklarasi di Cicurug - Sukabumi Jawa Barat. Gitaris yang tergabung dalam GCI CICURUG mendeklarasikan diri bergabung dengan Guitar Community of Indonesia (GCI) pada tanggal 4 Oktober 2020 bertempat di Cafe Foodstep Cicurug. Rido Armansyah sebagai Ketua dari GCI Cicurug mengatakan , banyak gitaris yang memiliki skill dan style yang berbeda di Cicurug ini , tetapi untuk Wadah dalam berekspresi belum ada, maka dari itu kami membentuk GCI Cicurug sebagai wadah utama dari Gitaris-gitaris rock ataupun gitaris yang ada di seluruh Cicurug ikut serta memajukan pergitaran di Indonesia. 


Acara yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB - 24.00 WIB tersebut berjalan lancar, dan juga dihadiri ketua umum GCI Puguh Kribo, dan dihadiri juga oleh ketua GCI Bogor Alex Malmsteen, sedangkan untuk ketua GCI Sukabumi berhalangan hadir . acara yang berada di lantai 2 foodstep tersebut tergolong meriah. Karena dari sisi musisi kemasan dari ruangan foodstep cukup apik. 


Tema di acara GCI Cicurug tersebut mengangkat 'PRODUK LOKAL" salah satunya adalah produk RMG guitars buatan dalam negeri , dan BKS Polish poles untuk gitar elektrik dan akustik, dan founder dari masing-masing Bpk Kris dan Tonny Mahardika , serta Bintang Sindo Juga hadir di acara tersebut. 

Gitaris-gitaris yang hadir dan ikut meramaikan acara deklarasi GCI CICURUG , seperti Rido Armansyah (GCI Cicurug), Reti Armansyah (GCI Cicurug) , Seno Move (GCI Cicurug), Nandar (GCI Cicurug), Yusep Virmansyah (GCI Cicurug) , Handys (GCI Cicurug) , Junay (GCI Cicurug), 3am_uzi (GCI Cicurug), Noval Ardika (GCI Cicurug) , Andry blues (GCI Cicurug), Shall (GCI Cicurug) , Yandi Adot (GCI Cicurug) , Gold Arifin (GCI Cicurug) Buday Muhammad (GCI Jakarta), Alex Malmsteen (GCI Bogor), Tonny Mahardika (GCI Jakarta) , Bintang Sindo (GCI Tangerang) dan masih banyak lagi 


Kerukunan , guyub , serta kemeriahan di situasi pandemi covid 19 sangat terasa , protokoler tetap di ikuti oleh semua peserta yang mengikuti deklarasi acara GCI Cicurug ini. dan beberapa supported dari Cafe Foodstep, RMG guitars, BKS Polish , Refinos Tshirt , Team GCI seluruh Indonesia, Miles Jack, Mhcitta, CDR cicurug, Mustang, CGC , and many more..


Share:

Jumat, 10 Juli 2020

Corona Virus 19 tidak menghalangi Pupun untuk berkarya

Mediamusikcadaskeras.com, Kuningan - Jabar
Paristiwa Pandemi Covid 19 yang terjadi, banyak merubah pemikiran pupun sebagai musisi gitaris. Dimana ini menjadi kondisi yang tidak lazim, dengan himbauan untuk tetap di rumah.

Menurut Pupun Sebagai Musisi, entertainer dan insan kreatif yang biasa berekspressi di out door,  berdiam diri terus menerus di rumah adalah kondisi yang buruk. Di tambah berita di media yang begitu heboh tentang Covid.

Adapun Beberapa jadwal pertunjukan yang di cancel karena alasan pandemi. Kondisi ini Memberikan alasan kuat bahwa walau di rumah, Pupun Dudiyawan mengatakan kepada awak media dengan Tegas harus tetap berkarya.

Karya terbaru dari seorang musisi ini adalah Ardh Grumma (Bumi dalam bahasa Lemurian) adalah judul single solo gitar instrumental. Karya ini Terinspirasi dari kondisi selama pandemi.

Bahkan pro dan kontra soal konspirasi pandemi, hingga gejolak politik di negeri ini. Pupun sadar ternyata kebaikan dan keburukan akan selalu senantiasa ada hingga akhir jaman, sebagai pemberi pelajaran, hikmah dan keseimbangan.

Sisa nya, Pupun sadar bahwa kita sering melupakan jasa Ardh Grumma (Bumi) yang telah banyak memberikan kebaikan dan manfaat, tidak hanya keindahan alam, tapi juga makanan dan obat-obat an yang di sediakan alam.

Bahkan saat pandemi, banyak orang di kota susah cari makan keluar dengan alasan ‘stay home’ kami di desa masi berlimpah rempah, ubi beras bahkan pisang untuk di makan. Semua tak lepas dari kebaikan Ardh Grumma (Bumi).

Proses rekaman Ardh Grumma di lakukan di studio rumahan sederhana di CASTLE ROCK studio Kuningan, selama 3 bulanan masa pandemi, dan menghasilkan 3 lagu andalan yang akan saya rilis secara bertahap.ungkapnya"08/07/2020

Pupun juga mengatakan Raungan distorsi yang terhampar adalah ekspressi emosinya atas keadaan yang terjadi, lalu berlanjut bunyi instrumen kecapi dan kendang sunda, memberikan rasa baru dan penyejuk, sebagai harapan baru pada perubahan lebih baik, menuju semangat baru yang lebih berapi.

Sehubungan dengan itu Dalam video klip Ardh Grumma, kebaikan di bumi di gambarkan dalam sosok Srikandi yang cantik dengan enerji biru nya di perankan oleh Maharani Aulia. Keburukan di bumi di gambarkan oleh sosok iblis perempuan yang licik dan menggoda yang di perankan oleh Devi Afifa Jasmin.

Begitulah yang terjadi di Ardh Grumma, dimana kebaikan dan keburukan akan selalu ada hingga akhir zaman.  Dan perang di antara mereka terus menggelora, bahkan dalam hati manusia.

Adapun yang terlibat didalamnya yaitu Sutradara yang dipercaya adalah Derijk Nugroho di bantu Nino Wahind untuk divisi drone. Pemeran pendukung lain nya ada Rudi hermadi, Galih Bewok, Deri, dan Gugun Gomex.

Prosss pengambilan gambarnya sendiri di lakukan di dua lokasi yaitu di Gunung Batu Cileuleuy Kuningan dan Gedung Kesenian Kuningan. Untuk equipmen dan property di support oleh SCHECTER GITAR dan BUGERA GUITAR AMP dari PT Trimusika.

Proses editing di lakukan selama 3 minggu, memang agak sedikit lama proses nya karena ada banyak penggunaan efek ilusi yang di butuhkan dan akhirnya jadilah Ardh Grumma. Semoga menjadi karya yang menghibur.

Hasil karya bersama antara Pupun dan sahabat sahabat di Kuningan, sebagai bukti bahwa jangan karena pandemi, karya kita jadi terhenti. Ucapan Terimakasihpun tidak lupa Pupun sampaikan kepada semua pihak yang terlibat dan mencurahkan enerjinya bersama di Ardh Grumma. "Tambahnya

(A H)
Share:

Sabtu, 04 Juli 2020

Pendiri Dream Theater John Petrucci dan Mike Portnoy Reunite untuk Album Solo

Pendiri Dream Theater John Petrucci dan Mike Portnoy Reunite untuk Album Solo Baru Untuk Gitaris, Rekaman pertama mereka bersama sejak Portnoy berpisah dengan Dream Theater pada 2010 Mike Portnoy telah bersatu kembali dengan sesama pendiri Dream Theater John Petrucci pada album solo terakhir yang akan datang, Terminal Velocity. 

Ini menandakan pertama kalinya pasangan ini merekam lagu bersama sejak Portnoy meninggalkan Dream Theater band pada tahun 2010 silam.

Sementara Petrucci sebelumnya pernah mengajak di album solonya, tidak banyak detail yang diungkapkan pada saat itu. Sekarang, Portnoy telah mengungkapkan bahwa ia memainkan drum di seluruh album, dengan Dave LaRue. 

Mike Portnoy membentuk band Dream Theater pada tahun 1985 dengan gitaris Petrucci dan bassis John Myung ketika ketiganya menghadiri Berklee College of Music di Boston. Drummer tetap di band prog-metal sampai 2010, ketika ia berpisah dengan Dream Theater menjadi additional  drum untuk Avenged Sevenfold setelah berlalunya Jimmy "The Rev" Sullivan. Ketika masa jabatannya dengan Avenged Sevenfold tidak bertahan lama, Portnoy berusaha untuk bergabung kembali dengan Dream Theater, tetapi mereka telah merekrut Mike Mangini, yang tetap menjadi drummer band saat ini. 

Terlepas dari perpecahan drummer dengan Dream Theater, Portnoy dan Petrucci tetap berteman, dan sekarang mereka kembali bersama secara musikal. Portnoy mengungkapkan berita itu dengan tweet yang mencantumkan musisi dan daftar lagu album, bersama dengan penggoda visual. 

Portnoy sebenarnya ditanyai sedikit waktu lalu oleh My Global Mind apakah dia akan mempertimbangkan bermain dengan Petrucci lagi, dan dia menjawab, "Kami berdua akan menyukainya ..." kami adalah tim hebat 25 tahun karena kami adalah co-kapten Dream Teater dan [proyek sampingan] Eksperimen Ketegangan ". … Saya melihat kembali pada hubungan yang kami miliki, dan itu sangat istimewa dari hubungan drummer / gitaris. ” Terlepas dari kepergiannya dari Dream Theater, Portnoy telah menjadi salah satu drumer tersibuk di planet ini selama dekade terakhir, bermain di The Winery Dogs, Steve Morse Band, Metal Allegiance, BPMD, dan banyak lagi aksi. 

Dia juga mengisi drum untuk Twisted Sister selama tur terakhir mereka, setelah kematian A.J. Pero. Dream Theater, sementara itu, merilis album terkenal mereka Distance Over Time pada awal 2019, mengikuti tinjauan beragam untuk rilis mereka sebelumnya, The Astonishing. Sampai sekarang, sekarang tanggal rilis khusus telah diumumkan untuk Terminal Velocity, meskipun Petrucci telah menge-tweet bahwa ia akan tiba pada musim gugur 2020. Dengarkan cuplikan audio dalam tweet Portnoy di bawah ini.



Share:

Rabu, 01 Juli 2020

Exentrix muncul kembali dengan single terbarunya berjudul “My Beibe”.

Www.mediamusikcadaskeras.com - Jakarta, Exentrix muncul kembali dengan single terbarunya berjudul  “My Beibe”.

Sebelum mengulas tentang single baru band yang cukup nyentrik ini mari kita lihat sejenak rekam jejak band ini.

Exentrix adalah sebuah band yang di bentuk pada tahun 2012 dengan formasi awal yang berisikan 4 personil, formasi ini tidak berlangsung lama karena pada tahun 2013 Exentrix berganti personil pada posisi gitar dan juga drum. Bebrapa kali mengalami bongkar pasang para punggawanya seiring berjalannya waktu.

Di tahun 2013 Exentrix berisikan 5 personil dan di tahun ini pula mereka meluncurkan single perdana yang berjudul “Jalan SurgaMU” single religi yang dikemas ala rocker ini juga di sertakan dengan video clip yang cukup epic dan menyentuh.  Tak berhenti sampai di situ di tahun 2014 mereka meluncurkan single kedua yang bertajuk “Cinta”, sesuai dengan temanya tentang percintaan pada penggarapan video clipnya pun di balut dengan “soft” untuk memberi kesan romantis agar pesan yang terisrat pada liriknya bisa tersampaikan

Tommy sang vokalis yang berasal dari Surabaya dan tergabung dalam sebuah komunitas kedaerahan yaitu Surabaya Comunity terpanggil untuk turut berkontribusi menciptakan sebuah lagu yang berjudul “Sedhuluran Sampek Matek” yang kalau di terjemahkan kedalam Bahasa Indonesia “ Tetap Bersaudara Sampi Mati” dan menjadikan lagu ini single ke 3 Exentrix. Di single ini Exentrix tidak sendiri turut pula sosok musisi rock tanah air yang karya-karyanya sudah menggema ke seantero nusantara, dia  adalah Roy Jeconiah vokalis yang pernah tergabung dalam sebuah grup band rock “Boomerang”.

Eksistensi Exentrix sebagai band pendatang baru kala itu cukup di perhitungkan, selain malang melintang di berbagai panggung Exentrix juga konsisten meluncurkan single. Terbukti pada tahun 2015 Exentrix kembali meluncurkan single ke-4 nya yang berjudul “I Love Rock N Roll”, lagu ini berceritakan tentang semangat perjuangan dalam mencapai sebuah mimpi menyingkirkan belenggu kata malas yang penuh banyak alasan. Lagu ini bisa di bilang sebagai re-presentastif dari perjuangan Exentrix di belantika musik tanah air. Lagi-lagi Exentrix menggandeng salah satu musisi rock tanah air yang dianggap mewakili semangat perjuangan itu.

kali ini Exentrix featuring dengan John Paul Ivan, mantan gitaris dari grup band rock “Boomerang” yang namanya sudah malang melintang dalam peta musik rock tanah air.

Masa-masa berat Exentrix terjadi antara rentang waktu 2016 hingga 2019 yang menyebabkan “mati suri” nya kiprah mereka. Ya, dengan berbagai macam situasi dan kondisi yang terjadi pada saat itu akhirnya para anak Rock n Roll ini sempat  terhenti. Namun kini pada pertengahan tahun 2020 mereka hadir kembali dengan sebuah single baru yang lebih segar dan dengan semangat yang baru juga pastinya.

MY BEIBE – lagu yang bertemakan cinta ini yang mengisahkan seorang pemuda yang berusaha mendapatkan wanita pujaan hatinya, tapi bukan dengan gaya “menye-menye” melainkan seperti sosok seorang rocker ketika berada di atas panggung yang terasa “Jantan”.

Lagu yang di balut dengan nuansa rock ballad ini pun langsung mendapatkan sambutan yang hangat dari fans mereka. Dan diluar dugaan ternyata lagu “My Biebe” ini dengan cepat dapat di terima oleh masyarakat luas. dan menjadikan awal kebangkitan Exentrix setelah cukup lama vacuum tak terdengar karya-karyanya.

Sekarang pada tahun 2020 saat merilis single “My Beibe” Exentrix hanya beranggotakan 2 orang saja yaitu Tommy (vocal) dan Giwe (gitar). Single “My Beibe” juga telah tersedia di 30 lebih platform digital, so buat kalian yang penasaran dengan lagu ini langsung aja cek this out.

“Exentrix adalah sebuah terminology dari semangat yang tak pernah padam demi sebuah cita-cita” (dikutip dari Tommy).


Exentrix – My Beibe

Publisher – CD Baby Musicology

Email : exentrixband@gmail.com

Contact management : 081806739681

Instagram : exentrixband

Facebook : Exentrix
Share:

Minggu, 28 Juni 2020

JAMES membuka garasinya “RECLAIMED RUST: THE FOUR-WHEELED CREATIONS OF JAMES HETFIELD”

www.mediamusikcadaskeras.com - Bukan rahasia bahwa James Hetfield mencintai mobil vintage; sepanjang tahun kami telah menampilkan mobilnya pada halaman situs ini dan di jadi apa! Majalah, dan host acara mobil kustom sebagai bagian dari Orion Music + More Festival. Sekarang, untuk pertama kalinya, koleksinya dapat dilihat secara penuh pada halaman buku meja kopi baru yang cantik, reklamasi karat: The Four-Wheeled of James Hetfield, saat ini tersedia untuk pre-order dan di toko pada tanggal 28 Juli.

James ' gairah seumur hidup dari memulihkan dan menyesuaikan Mobil klasik ke dalam potongan yang luar biasa dari seni telah didokumentasikan oleh fotografer otomotif terkenal Scott Williamson di Photodesign Studios, yang secara khusus ditugaskan untuk membawa mobil untuk hidup. Dari Skyscraper ke Aquarius, ke Black Pearl dan seterusnya, foto yang menakjubkan disertai dengan wawasan dari Yakobus tentang bagaimana mereka dibuat, membuat buku harian fase lain hidupnya.

Ada juga versi eksklusif, edisi terbatas yang tersedia, di mana kontes di mana anggota kelima dapat masuk untuk cadangan kesempatan untuk membeli telah berakhir. Namun, semua salinan buku ini yang tidak terjual yang tersisa setelah periode pembelian kontes akan tersedia untuk semua anggota kelima pada yang pertama datang, pertama kali dilayani basis pada tanggal 28 Juli, hari rilis buku. Versi Deluxe buku yang sangat terbatas ini ditempatkan dalam cangkang clamshell dan mencakup perisai logam "reklamasi Rust" pada penutup kulit. Kasus ini juga mencakup empat litograf mobil pilih, handuk toko, gantungan kunci, dan plakat mobil logam. Setiap salinan edisi terbatas berisi kartu bernomor yang ditandatangani oleh James secara pribadi.

Sebenarnya karya seni, James ' mobil saat ini dipamerkan di Petersen Automotive Museum di Los Angeles, yang akan kembali membuka akhir pekan ini.

Juga tersedia di InsightEditions.com dan pengecer online lainnya.
info resmi dari official website www.metallica.com
Share:

Senin, 22 Juni 2020

Kolaborasi Antartick dan para musisi asal kota Hujan, Bogor yang dinamai Bogorian Voice lewat single teranyar mereka, 'Indonesia Kita'.

Mediamusikcadaskeras.com , Jakarta -
Perubahan kini terjadi di segala penjuru. Alih-alih mengeluh dan berhenti berkarya bukankah sebaiknya kita ikut menyesuaikan keadaan dan mencari celah positif? Itulah yang dilakukan Antartick dan para musisi asal kota Hujan, Bogor yang dinamai Bogorian Voice lewat single teranyar mereka, 'Indonesia Kita'.

Lagu ini menitikberatkan pada poin "Selalu ada hikmah di balik musibah". Sebuah kata penyemangat yang sudah kita dengar sejak lahir bukan? Itulah yang menjadi dasar Antartick berkolaborasi dengan 17 vokalis dari Bogor. Kenapa memilih Bogor, karena kota ini merupakan tempat lahir band yang mempopulerkan lagu 'Kebas' tersebut. Jika tidak bisa melihat sekitar kita, bagaimana bisa dilihat dunia?

lagu 'Indonesia Kita' diciptakan sang gitaris Anang. Lagu ini berkisah tentang hal-hal yang terjadi yang ia lihat, dengar dan rasakan dalam masa pandemi global saat sekarang.

Bukan sekadar lagu, 'Indonesia Kita' menjadi sebuah pergerakan kecil yang digagas Antartick dan Bogorian Voice untuk menyuarakan kebersamaan dan bangkit dari keterpurukan yang diakibatkan Covid 19.

Instagram official Antartick band


View this post on Instagram

Bukan sekadar lagu, 'Indonesia Kita' adalah sebuah pergerakan kecil yang kami gagas bersama Bogorian Voices dan @imaginakal untuk menyuarakan kebersamaan dan bangkit dari keterpurukan yang diakibatkan pandemi global Covid 19. Saatnya bangkit, kembali berkarya dan menggulirkan roda kehidupan. Karena hidup tidak bisa terus-menerus hanya dengan di rumah saja. Tentunya keselamatan dan kesehatan adalah faktor yang harus diprioritaskan. Lewat single ini, kami ingin menyampaikan sebuah manifestasi konsep kebhinekaan. Karena ke-17 vokalis atau penyanyi yang bergabung dalam Bogorian Voices ini berlatarbelakang musik berbeda. Mulai dari pop, rock, folk bahkan punk dan metal! Mereka adalah @rudibluesarianto (@thebokongofficial), @refunalviansyah & @rendrakomo (@19duapuluh ), @rilakristanti (@amba.rila), Dewo (@saptarasa.id), @fiannyagatha (Mariposa), @rinjanireza , @borie.kraken (@officialkrakenbogor), @mangtoke_ (@asknownasband), @ncung_is_suryana_ramadhan (The Partikelir), @coim_oncomhideung (@oncom_hideung), @dedenpramudyana (Peramu), @rifqidanuwiputra (@_meryceleste), @sikoran (Jeans Roek), Nova (@hlmnmusic), @robbykurniambe (@mybelovedenemy) dan @cinyafebrian (@airtunes_ ). - Perbedaan tidak akan pernah menjadi penghalang untuk membangun bangsa. Bahkan merupakan sebuah keunikan dan kebersamaan yang hangat. Semoga lagu ini bisa menjadi penyemangat bagi siapapun di luar sana. Ayo #BogorBangkitBersama #UntukIndonesiaKita Music director + keys: @trionopudji Vocal director: @ideafasha Recording engineer: @refunalviansyah Ruang ImagiNakal Mixing & mastering engineer: Bemz @harper_studio Artworks design by @abietanggalong
A post shared by Antartick (@antartick_official) on 



"Saatnya bangkit, kembali berkarya dan menggulirkan roda kehidupan. Karena hidup tidak bisa terus-menerus hanya dengan di rumah saja. Tentunya keselamatan dan kesehatan adalah faktor yang harus diprioritaskan," tutur Anang.

Lewat single ini, Antartick pun ingin menyampaikan sebuah manifestasi konsep kebhinekaan. Karena ke-17 vokalis atau penyanyi yang bergabung dalam lagu ini berlatarbelakang musik berbeda. Mulai dari pop, rock, folk bahkan punk dan metal. Di antara para penyanyi mereka adalah Rudi “Blues’ Ariyanto (The B*k*ng), Ipey & Komo (19 Dua Puluh), Rila Utomo (Ambarila), Dewo (Saptarasa), Fiany (Mariposa), Rinjani Reza, Borie (Kraken), Mang Toke (As Known As), Ncung Suryana (The Partikelir), Mang Coim (Oncom Hideung, Deden (Peramu), Ahong (Mery Celeste), Si Koran (Jeans Roek), Nova (HLMN), Robby (My Beloved Enemy) dan Cinya (Airtunes).

“Project ini adalah project yang paling bikin gue baper. Ga nyangka kalau temen-teman yang kita ajak kolaborasi, mau dan seantusias ini dan enjoy dalam melewati proses produksinya, meski harus mematuhi aturan PSBB. Karakter setiap vokalis memberi energi positif tersendiri pada keseluruhan lagu. Semoga energinya bisa sampai ke semua orang yang mendengar lagu ini,” tutur Helvi (bassis) yang juga turut bernyanyi dalam lagu ini.

Perbedaan tidak akan pernah menjadi penghalang untuk membangun bangsa. Bahkan merupakan sebuah keunikan dan kebersamaan yang hangat. Semoga lagu ini bisa menjadi penyemangat bagi siapapun di luar sana.


Credit
Title                            : INDONESIA KITA
Composer                  : Nanang Yuswanto
Producer                    : Nanang Yuswanto
Music Director           : Triono Pudji
Vocal Director           : Idea Fasha
Recording Engineer  : Ipey ‘Ruang ImagiNakal’
Mixing & Mastering   : Bemz “Harper Studio, Jakarta”
Art cover design        : Abi Tanggalong

Media inquiries         : Yuliadian (0817-4122-584)
Business                     : Inaokem (0812-8474-4833)
Instagram                   : @antartick_official
Twitter                       : @AntartickMusic
Facebook                   www.facebook.com/antartick
YouTube                    www.youtube.com/antartick


Share:

Minggu, 14 Juni 2020

SEDULURAN ROCK ON METAL (SROM) akan Launching seri 1 album kompilasi Metal

Mediamusikcadaskeras.com - Jakarta, SROM kepanjangan dari SEDULURAN ROCK ON METAL, suatu grup Whatapps yang didirikan pada 25 Oktober 2017, tujuan dibuat grup WA ini adalah menampung kawan kawan Musisi, Penikmat, Pembuat Event ROCK dan METAL

Awal berdiri grup ini berisi kawan kawan METAL saja dan anggotanya berkisar   20 sd 30 orang, seiring berjalannya waktu sesuai dengan namanya SEDULURAN ROCK ON METAL / SROM, berkembang sangat pesat, jumlah anggota yang ada di dalam grup 250 orang dan rata rata adalah musisi Rock berikut sub genrenya, Metal beserta sub genrenya. Anggotanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada kawan kawan band Malaysia, Singapore yang tergabung di grup SROM

Melihat anggota grup SROM yang rata rata adalah musisi suatu band, terbersit suatu keinginan untuk membuat suatu kompilasi band band yang ada di SROM
Berikut diatas sedikit tentang awal berdirinya Grup WhatsApp SROM dan cikal bakal dari SROMPILATION (kompilasi SROM) ROCK ON METAL BROTHERHOOD.

ROCK ON METAL BROTHERHOOD
Suatu kompilasi yang diiniasi oleh 3 member grup SROM, KIMUNG (malang), IRANI FAZA (batang) dan ADHI BARZAH (madiun), dibantu oleh teman teman Mas Ega an Mas Deady (batang) , selanjutnya kami sebut sebagai Team SROMPILATION dan membentuk suatu wadah SROM proudly dan tentunya didukung oleh kawan kawan member grup SROM semua. Kompilasi ini tujuan awalnya sebagai wadah band band yang telah tergabung di WAG SROM, kompilasi ini mempunyai title ROCK ON METAL BROTHERHOOD. Kompilasi ini akan dirilis fisik dalam bentuk cd dan tape kaset. Karena animo yang luar biasa dari band band yang ada di WAG SROM maka kompilasi ini akan dibuat dalam beberapa seri,

Rock On Metal yang kami ambil dari nama grup SROM
kenapa Brotherhood….?,  karena esensi yang diusung adalah   Rock On Metal-nya, dan ketika ini akan go public maka ketika dikonversikan ke *Brotherhood* akan terasa lebih universal.. bahkan apabila album ini sebarannya akan out break tidak hanya domestic.
Segera kita lounching di bulan Juli 2020 Volume 1







Share:

.

viewer

Blog Archive

Banner Iklan

Banner Iklan

Instagram

#guitars #gitarisklinik www.gitarisklinik.com

A photo posted by gitarisklinik | guitarclinic (@gitarisklinik) on

twitter

Video Youtube

Video Megadeth