Media Online Band Metal | Rock |

Banner1

METALLICA

METALLICA adalah band papan atas dunia yang masih bertahan hingga sekarang

MEGADETH

MEGADETH

PERYPHERY

PERYPHERY band modern metal dengan konsep yang gahar dalam sound dan settingan

SEPULTURA

SEPULTURA band asal brazil

IRON MAIDEN

Iron Maiden band musik heavy metal yang sangat terkenal dan di dirikan pada 1975 di London, Britania Raya oleh pemain bas Steve Harris.

Sabtu, 04 Juli 2020

Pendiri Dream Theater John Petrucci dan Mike Portnoy Reunite untuk Album Solo

Pendiri Dream Theater John Petrucci dan Mike Portnoy Reunite untuk Album Solo Baru Untuk Gitaris, Rekaman pertama mereka bersama sejak Portnoy berpisah dengan Dream Theater pada 2010 Mike Portnoy telah bersatu kembali dengan sesama pendiri Dream Theater John Petrucci pada album solo terakhir yang akan datang, Terminal Velocity. 

Ini menandakan pertama kalinya pasangan ini merekam lagu bersama sejak Portnoy meninggalkan Dream Theater band pada tahun 2010 silam.

Sementara Petrucci sebelumnya pernah mengajak di album solonya, tidak banyak detail yang diungkapkan pada saat itu. Sekarang, Portnoy telah mengungkapkan bahwa ia memainkan drum di seluruh album, dengan Dave LaRue. 

Mike Portnoy membentuk band Dream Theater pada tahun 1985 dengan gitaris Petrucci dan bassis John Myung ketika ketiganya menghadiri Berklee College of Music di Boston. Drummer tetap di band prog-metal sampai 2010, ketika ia berpisah dengan Dream Theater menjadi additional  drum untuk Avenged Sevenfold setelah berlalunya Jimmy "The Rev" Sullivan. Ketika masa jabatannya dengan Avenged Sevenfold tidak bertahan lama, Portnoy berusaha untuk bergabung kembali dengan Dream Theater, tetapi mereka telah merekrut Mike Mangini, yang tetap menjadi drummer band saat ini. 

Terlepas dari perpecahan drummer dengan Dream Theater, Portnoy dan Petrucci tetap berteman, dan sekarang mereka kembali bersama secara musikal. Portnoy mengungkapkan berita itu dengan tweet yang mencantumkan musisi dan daftar lagu album, bersama dengan penggoda visual. 

Portnoy sebenarnya ditanyai sedikit waktu lalu oleh My Global Mind apakah dia akan mempertimbangkan bermain dengan Petrucci lagi, dan dia menjawab, "Kami berdua akan menyukainya ..." kami adalah tim hebat 25 tahun karena kami adalah co-kapten Dream Teater dan [proyek sampingan] Eksperimen Ketegangan ". … Saya melihat kembali pada hubungan yang kami miliki, dan itu sangat istimewa dari hubungan drummer / gitaris. ” Terlepas dari kepergiannya dari Dream Theater, Portnoy telah menjadi salah satu drumer tersibuk di planet ini selama dekade terakhir, bermain di The Winery Dogs, Steve Morse Band, Metal Allegiance, BPMD, dan banyak lagi aksi. 

Dia juga mengisi drum untuk Twisted Sister selama tur terakhir mereka, setelah kematian A.J. Pero. Dream Theater, sementara itu, merilis album terkenal mereka Distance Over Time pada awal 2019, mengikuti tinjauan beragam untuk rilis mereka sebelumnya, The Astonishing. Sampai sekarang, sekarang tanggal rilis khusus telah diumumkan untuk Terminal Velocity, meskipun Petrucci telah menge-tweet bahwa ia akan tiba pada musim gugur 2020. Dengarkan cuplikan audio dalam tweet Portnoy di bawah ini.



Share:

Rabu, 01 Juli 2020

Exentrix muncul kembali dengan single terbarunya berjudul “My Beibe”.

Www.mediamusikcadaskeras.com - Jakarta, Exentrix muncul kembali dengan single terbarunya berjudul  “My Beibe”.

Sebelum mengulas tentang single baru band yang cukup nyentrik ini mari kita lihat sejenak rekam jejak band ini.

Exentrix adalah sebuah band yang di bentuk pada tahun 2012 dengan formasi awal yang berisikan 4 personil, formasi ini tidak berlangsung lama karena pada tahun 2013 Exentrix berganti personil pada posisi gitar dan juga drum. Bebrapa kali mengalami bongkar pasang para punggawanya seiring berjalannya waktu.

Di tahun 2013 Exentrix berisikan 5 personil dan di tahun ini pula mereka meluncurkan single perdana yang berjudul “Jalan SurgaMU” single religi yang dikemas ala rocker ini juga di sertakan dengan video clip yang cukup epic dan menyentuh.  Tak berhenti sampai di situ di tahun 2014 mereka meluncurkan single kedua yang bertajuk “Cinta”, sesuai dengan temanya tentang percintaan pada penggarapan video clipnya pun di balut dengan “soft” untuk memberi kesan romantis agar pesan yang terisrat pada liriknya bisa tersampaikan

Tommy sang vokalis yang berasal dari Surabaya dan tergabung dalam sebuah komunitas kedaerahan yaitu Surabaya Comunity terpanggil untuk turut berkontribusi menciptakan sebuah lagu yang berjudul “Sedhuluran Sampek Matek” yang kalau di terjemahkan kedalam Bahasa Indonesia “ Tetap Bersaudara Sampi Mati” dan menjadikan lagu ini single ke 3 Exentrix. Di single ini Exentrix tidak sendiri turut pula sosok musisi rock tanah air yang karya-karyanya sudah menggema ke seantero nusantara, dia  adalah Roy Jeconiah vokalis yang pernah tergabung dalam sebuah grup band rock “Boomerang”.

Eksistensi Exentrix sebagai band pendatang baru kala itu cukup di perhitungkan, selain malang melintang di berbagai panggung Exentrix juga konsisten meluncurkan single. Terbukti pada tahun 2015 Exentrix kembali meluncurkan single ke-4 nya yang berjudul “I Love Rock N Roll”, lagu ini berceritakan tentang semangat perjuangan dalam mencapai sebuah mimpi menyingkirkan belenggu kata malas yang penuh banyak alasan. Lagu ini bisa di bilang sebagai re-presentastif dari perjuangan Exentrix di belantika musik tanah air. Lagi-lagi Exentrix menggandeng salah satu musisi rock tanah air yang dianggap mewakili semangat perjuangan itu.

kali ini Exentrix featuring dengan John Paul Ivan, mantan gitaris dari grup band rock “Boomerang” yang namanya sudah malang melintang dalam peta musik rock tanah air.

Masa-masa berat Exentrix terjadi antara rentang waktu 2016 hingga 2019 yang menyebabkan “mati suri” nya kiprah mereka. Ya, dengan berbagai macam situasi dan kondisi yang terjadi pada saat itu akhirnya para anak Rock n Roll ini sempat  terhenti. Namun kini pada pertengahan tahun 2020 mereka hadir kembali dengan sebuah single baru yang lebih segar dan dengan semangat yang baru juga pastinya.

MY BEIBE – lagu yang bertemakan cinta ini yang mengisahkan seorang pemuda yang berusaha mendapatkan wanita pujaan hatinya, tapi bukan dengan gaya “menye-menye” melainkan seperti sosok seorang rocker ketika berada di atas panggung yang terasa “Jantan”.

Lagu yang di balut dengan nuansa rock ballad ini pun langsung mendapatkan sambutan yang hangat dari fans mereka. Dan diluar dugaan ternyata lagu “My Biebe” ini dengan cepat dapat di terima oleh masyarakat luas. dan menjadikan awal kebangkitan Exentrix setelah cukup lama vacuum tak terdengar karya-karyanya.

Sekarang pada tahun 2020 saat merilis single “My Beibe” Exentrix hanya beranggotakan 2 orang saja yaitu Tommy (vocal) dan Giwe (gitar). Single “My Beibe” juga telah tersedia di 30 lebih platform digital, so buat kalian yang penasaran dengan lagu ini langsung aja cek this out.

“Exentrix adalah sebuah terminology dari semangat yang tak pernah padam demi sebuah cita-cita” (dikutip dari Tommy).


Exentrix – My Beibe

Publisher – CD Baby Musicology

Email : exentrixband@gmail.com

Contact management : 081806739681

Instagram : exentrixband

Facebook : Exentrix
Share:

Minggu, 28 Juni 2020

JAMES membuka garasinya “RECLAIMED RUST: THE FOUR-WHEELED CREATIONS OF JAMES HETFIELD”

www.mediamusikcadaskeras.com - Bukan rahasia bahwa James Hetfield mencintai mobil vintage; sepanjang tahun kami telah menampilkan mobilnya pada halaman situs ini dan di jadi apa! Majalah, dan host acara mobil kustom sebagai bagian dari Orion Music + More Festival. Sekarang, untuk pertama kalinya, koleksinya dapat dilihat secara penuh pada halaman buku meja kopi baru yang cantik, reklamasi karat: The Four-Wheeled of James Hetfield, saat ini tersedia untuk pre-order dan di toko pada tanggal 28 Juli.

James ' gairah seumur hidup dari memulihkan dan menyesuaikan Mobil klasik ke dalam potongan yang luar biasa dari seni telah didokumentasikan oleh fotografer otomotif terkenal Scott Williamson di Photodesign Studios, yang secara khusus ditugaskan untuk membawa mobil untuk hidup. Dari Skyscraper ke Aquarius, ke Black Pearl dan seterusnya, foto yang menakjubkan disertai dengan wawasan dari Yakobus tentang bagaimana mereka dibuat, membuat buku harian fase lain hidupnya.

Ada juga versi eksklusif, edisi terbatas yang tersedia, di mana kontes di mana anggota kelima dapat masuk untuk cadangan kesempatan untuk membeli telah berakhir. Namun, semua salinan buku ini yang tidak terjual yang tersisa setelah periode pembelian kontes akan tersedia untuk semua anggota kelima pada yang pertama datang, pertama kali dilayani basis pada tanggal 28 Juli, hari rilis buku. Versi Deluxe buku yang sangat terbatas ini ditempatkan dalam cangkang clamshell dan mencakup perisai logam "reklamasi Rust" pada penutup kulit. Kasus ini juga mencakup empat litograf mobil pilih, handuk toko, gantungan kunci, dan plakat mobil logam. Setiap salinan edisi terbatas berisi kartu bernomor yang ditandatangani oleh James secara pribadi.

Sebenarnya karya seni, James ' mobil saat ini dipamerkan di Petersen Automotive Museum di Los Angeles, yang akan kembali membuka akhir pekan ini.

Juga tersedia di InsightEditions.com dan pengecer online lainnya.
info resmi dari official website www.metallica.com
Share:

Senin, 22 Juni 2020

Kolaborasi Antartick dan para musisi asal kota Hujan, Bogor yang dinamai Bogorian Voice lewat single teranyar mereka, 'Indonesia Kita'.

Mediamusikcadaskeras.com , Jakarta -
Perubahan kini terjadi di segala penjuru. Alih-alih mengeluh dan berhenti berkarya bukankah sebaiknya kita ikut menyesuaikan keadaan dan mencari celah positif? Itulah yang dilakukan Antartick dan para musisi asal kota Hujan, Bogor yang dinamai Bogorian Voice lewat single teranyar mereka, 'Indonesia Kita'.

Lagu ini menitikberatkan pada poin "Selalu ada hikmah di balik musibah". Sebuah kata penyemangat yang sudah kita dengar sejak lahir bukan? Itulah yang menjadi dasar Antartick berkolaborasi dengan 17 vokalis dari Bogor. Kenapa memilih Bogor, karena kota ini merupakan tempat lahir band yang mempopulerkan lagu 'Kebas' tersebut. Jika tidak bisa melihat sekitar kita, bagaimana bisa dilihat dunia?

lagu 'Indonesia Kita' diciptakan sang gitaris Anang. Lagu ini berkisah tentang hal-hal yang terjadi yang ia lihat, dengar dan rasakan dalam masa pandemi global saat sekarang.

Bukan sekadar lagu, 'Indonesia Kita' menjadi sebuah pergerakan kecil yang digagas Antartick dan Bogorian Voice untuk menyuarakan kebersamaan dan bangkit dari keterpurukan yang diakibatkan Covid 19.

Instagram official Antartick band


View this post on Instagram

Bukan sekadar lagu, 'Indonesia Kita' adalah sebuah pergerakan kecil yang kami gagas bersama Bogorian Voices dan @imaginakal untuk menyuarakan kebersamaan dan bangkit dari keterpurukan yang diakibatkan pandemi global Covid 19. Saatnya bangkit, kembali berkarya dan menggulirkan roda kehidupan. Karena hidup tidak bisa terus-menerus hanya dengan di rumah saja. Tentunya keselamatan dan kesehatan adalah faktor yang harus diprioritaskan. Lewat single ini, kami ingin menyampaikan sebuah manifestasi konsep kebhinekaan. Karena ke-17 vokalis atau penyanyi yang bergabung dalam Bogorian Voices ini berlatarbelakang musik berbeda. Mulai dari pop, rock, folk bahkan punk dan metal! Mereka adalah @rudibluesarianto (@thebokongofficial), @refunalviansyah & @rendrakomo (@19duapuluh ), @rilakristanti (@amba.rila), Dewo (@saptarasa.id), @fiannyagatha (Mariposa), @rinjanireza , @borie.kraken (@officialkrakenbogor), @mangtoke_ (@asknownasband), @ncung_is_suryana_ramadhan (The Partikelir), @coim_oncomhideung (@oncom_hideung), @dedenpramudyana (Peramu), @rifqidanuwiputra (@_meryceleste), @sikoran (Jeans Roek), Nova (@hlmnmusic), @robbykurniambe (@mybelovedenemy) dan @cinyafebrian (@airtunes_ ). - Perbedaan tidak akan pernah menjadi penghalang untuk membangun bangsa. Bahkan merupakan sebuah keunikan dan kebersamaan yang hangat. Semoga lagu ini bisa menjadi penyemangat bagi siapapun di luar sana. Ayo #BogorBangkitBersama #UntukIndonesiaKita Music director + keys: @trionopudji Vocal director: @ideafasha Recording engineer: @refunalviansyah Ruang ImagiNakal Mixing & mastering engineer: Bemz @harper_studio Artworks design by @abietanggalong
A post shared by Antartick (@antartick_official) on 



"Saatnya bangkit, kembali berkarya dan menggulirkan roda kehidupan. Karena hidup tidak bisa terus-menerus hanya dengan di rumah saja. Tentunya keselamatan dan kesehatan adalah faktor yang harus diprioritaskan," tutur Anang.

Lewat single ini, Antartick pun ingin menyampaikan sebuah manifestasi konsep kebhinekaan. Karena ke-17 vokalis atau penyanyi yang bergabung dalam lagu ini berlatarbelakang musik berbeda. Mulai dari pop, rock, folk bahkan punk dan metal. Di antara para penyanyi mereka adalah Rudi “Blues’ Ariyanto (The B*k*ng), Ipey & Komo (19 Dua Puluh), Rila Utomo (Ambarila), Dewo (Saptarasa), Fiany (Mariposa), Rinjani Reza, Borie (Kraken), Mang Toke (As Known As), Ncung Suryana (The Partikelir), Mang Coim (Oncom Hideung, Deden (Peramu), Ahong (Mery Celeste), Si Koran (Jeans Roek), Nova (HLMN), Robby (My Beloved Enemy) dan Cinya (Airtunes).

“Project ini adalah project yang paling bikin gue baper. Ga nyangka kalau temen-teman yang kita ajak kolaborasi, mau dan seantusias ini dan enjoy dalam melewati proses produksinya, meski harus mematuhi aturan PSBB. Karakter setiap vokalis memberi energi positif tersendiri pada keseluruhan lagu. Semoga energinya bisa sampai ke semua orang yang mendengar lagu ini,” tutur Helvi (bassis) yang juga turut bernyanyi dalam lagu ini.

Perbedaan tidak akan pernah menjadi penghalang untuk membangun bangsa. Bahkan merupakan sebuah keunikan dan kebersamaan yang hangat. Semoga lagu ini bisa menjadi penyemangat bagi siapapun di luar sana.


Credit
Title                            : INDONESIA KITA
Composer                  : Nanang Yuswanto
Producer                    : Nanang Yuswanto
Music Director           : Triono Pudji
Vocal Director           : Idea Fasha
Recording Engineer  : Ipey ‘Ruang ImagiNakal’
Mixing & Mastering   : Bemz “Harper Studio, Jakarta”
Art cover design        : Abi Tanggalong

Media inquiries         : Yuliadian (0817-4122-584)
Business                     : Inaokem (0812-8474-4833)
Instagram                   : @antartick_official
Twitter                       : @AntartickMusic
Facebook                   www.facebook.com/antartick
YouTube                    www.youtube.com/antartick


Share:

Minggu, 14 Juni 2020

SEDULURAN ROCK ON METAL (SROM) akan Launching seri 1 album kompilasi Metal

Mediamusikcadaskeras.com - Jakarta, SROM kepanjangan dari SEDULURAN ROCK ON METAL, suatu grup Whatapps yang didirikan pada 25 Oktober 2017, tujuan dibuat grup WA ini adalah menampung kawan kawan Musisi, Penikmat, Pembuat Event ROCK dan METAL

Awal berdiri grup ini berisi kawan kawan METAL saja dan anggotanya berkisar   20 sd 30 orang, seiring berjalannya waktu sesuai dengan namanya SEDULURAN ROCK ON METAL / SROM, berkembang sangat pesat, jumlah anggota yang ada di dalam grup 250 orang dan rata rata adalah musisi Rock berikut sub genrenya, Metal beserta sub genrenya. Anggotanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada kawan kawan band Malaysia, Singapore yang tergabung di grup SROM

Melihat anggota grup SROM yang rata rata adalah musisi suatu band, terbersit suatu keinginan untuk membuat suatu kompilasi band band yang ada di SROM
Berikut diatas sedikit tentang awal berdirinya Grup WhatsApp SROM dan cikal bakal dari SROMPILATION (kompilasi SROM) ROCK ON METAL BROTHERHOOD.

ROCK ON METAL BROTHERHOOD
Suatu kompilasi yang diiniasi oleh 3 member grup SROM, KIMUNG (malang), IRANI FAZA (batang) dan ADHI BARZAH (madiun), dibantu oleh teman teman Mas Ega an Mas Deady (batang) , selanjutnya kami sebut sebagai Team SROMPILATION dan membentuk suatu wadah SROM proudly dan tentunya didukung oleh kawan kawan member grup SROM semua. Kompilasi ini tujuan awalnya sebagai wadah band band yang telah tergabung di WAG SROM, kompilasi ini mempunyai title ROCK ON METAL BROTHERHOOD. Kompilasi ini akan dirilis fisik dalam bentuk cd dan tape kaset. Karena animo yang luar biasa dari band band yang ada di WAG SROM maka kompilasi ini akan dibuat dalam beberapa seri,

Rock On Metal yang kami ambil dari nama grup SROM
kenapa Brotherhood….?,  karena esensi yang diusung adalah   Rock On Metal-nya, dan ketika ini akan go public maka ketika dikonversikan ke *Brotherhood* akan terasa lebih universal.. bahkan apabila album ini sebarannya akan out break tidak hanya domestic.
Segera kita lounching di bulan Juli 2020 Volume 1







Share:

Jumat, 06 Maret 2020

Nazgul rilis single terbaru bertajuk 'Dogma Jiwa'

Www.mediamusikcadaskeras.com - Surabaya, 25 Februari 2019 | Sekilas tentang Nazgul, band yang beranggotakan 5 orang ini berdiri pada bulan Februari tahun 2017, dimana tujuan awal dari berdirinya band ini adalah membawakan lagu-lagu hits dari Bullet for My Valentine, dikarenakan semua personilnya memiliki kesukaan yang sama, dan alasan lain karena di Surabaya khususnya belum ada band yang membawakan lagu-lagu dari Bullet for My Valentinetersebut.

Formasi awal, pada Vokal diisi oleh Dani (Blackjack), Gitar ada Loys Andre dan Michael (ex Unique), pada Bass ada Abas (Pizzank Rock), dan pada Drum diisi oleh Putu(Ravenheart). Seiring perjalanan, terjadi pergantian formasi di bulan November 2019. Pada formasi kedua ini untuk posisi Vokal diisi oleh Egypt (ex Decepticon), Gitar diisi oleh Rendy (ex Wafat, Fear Inside), pada posisi Bass ada Ipong (ex Legacy), dan pada Drum diisi oleh Danang (ex Blindside, Fear Inside).

Saat ini Nazgul baru saja menyelesaikan singlenya yang diberi judul Dogma Jiwa, single ini bercerita tentang seseorang yang mengalami kekecewaan karena
pengkhianatan dari seseorang yang awalnya dianggap baik namun ternyata ketahuan sifat aslinya pada akhirnya, ide dasar dari single ini berasal dari pengalaman pribadi beberapa personilnya, kental dengan nuansa dan riff-riff yang terpengaruh oleh genre Groove Metal, Nazgul berusaha untuk memberikan warna tersendiri dalam dunia permusikan metal di Indonesia umumnya, dan di Jawa Timur khususnya, dan untuk single ini, Nazgul telah merilis video klip dengan konsep sederhana namun bermakna.

Media sosial :
Facebook : Nazgul Official
Instagram : @nazgulmetalcore
Contact : 0821.3104.3462
Share:

Selasa, 03 Maret 2020

Cute Papa Resmi Rilis Album Perdana Bertajuk “ Danse Macabre”

Mediamusikcadaskeras.com - Jakarta, 3 Maret 2020 – Setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam menanggapi dan mengungkapkan segala sesuatu yang dirasakan. Mulai dari hal yang membuat seseorang itu resah,bingung atau pun marah. Dan musik adalah cara terbaik yang dipilih Cute Papa, group Alternative HipHop asal Jakarta dalam mengungkapkan beragam kisah tentang kehidupan dan percintaan yang ditemukan di lingkungan sekitarnya.

Group yang dimotori oleh Papa (Gitar) , Mc Gal (rapper) & Yandi (drum) ini berhasil mengungkapkan berbagai hal yang mereka temukan itu melalui album perdananya bertajuk “Danse Macabre” yang resmi dirilis pada Rabu (26 Februari 2020) bertempat di kantor Indomusikgram kemarin. 

Album “Danse Macabre” sendiri memuat sebanyak 8 buah lagu , yaitu : “ Musik Metal” , “Terpejam” , “Barat Jakarta” , “Jangan Berhenti “ , “Mengejar Mimpi” , “DJ Andalanku”, “Sorak Sorai” & “Euphoria”. Papa memaparkan, tajuk “Danse Macabre” sendiri berasal dari bahasa Prancis yang berarti tarian kesedihan yang bermakna Papa berharap agar lagu-lagu Cute Papa bisa dinikmati dan menghibur #AnakAnakPapa yang sedang sedih agar lebih bersemangat menjalani hidup.

“Danse Macabre” sendiri merupakan hal yang banyak dialami atau ditemukan di lingkungan sekitar. Seperti lagu Musik Metal sebagai single pertama mengisahkan keinginan seseorang yang sangat menyukai sebuah genre music tapi tidak mampu memainkannya dikarenakan keterbatasan kemampuan yang dimiliki, sehingga hanya bisa membuat lagunya saja “ papar Mc Gal.

Lanjut Mc Gal, tema sederhana lain yang coba kami sampaikan di dalam album ini adalah tentang 
bagaimana perjuangan seseorang dalam menjalani realita hidup seperti lagu “Jangan Berhenti” yang mengisahkan tentang perjuangan seorang manusia dalam mencari nafkah sambil tetap bermain musik yang merupakan panggilan jiwanaya.

“Kami tidak berusaha untuk tidak menerka-nerka ataupun membahas sesuatu yang berat di dalam 
album ini,melainkan hal-hal sederhana yang memang sering dialami oleh banyak orang.

 Sebagian kejadian yang terjadi di lingkungan sekitar kami coba sampaikan dalam album ini. Selain tema sederhana 
tentang kehidupan dan kisah cinta,dalam album perdana Cute Papa pemilihan kata yang kami gunakan lebih banyak kata kiasan” jelas Papa. Mc Gal menjelaskan pemilihan kata untuk menggunakan bahasa kiasan dalam album Cute Papa bukanlah keputusan sederhana yang mereka pilih. Karena tidak semua orang mampu mencerna bahasa tersebut.

Papa, Mc Gal & Yandi berharap, selain bisa diterima dengan baik oleh para pendengar musik di Indonesia, album “ Danse Macabre” dari Cute Papa dapat menjadi bahan penyadaran bahwa hal-hal 
sederhana yang ada di tengah kehidupan masyarakat menarik untuk disuarakan.

“Album “Danse Macabre” saat ini sudah dapat didengar melalui banyak platform digital dengan konsep 
setiap single dirilis tiap 3 bulan. “ tambah Yandi. (*)

Contact Person
Phone : Adhit (0821-8565-8226)
Email : Cutepapaofficial@gmail.com
Instagram : @cutepapa
Youtube : @cutepapa
Share:

.

viewer

Blog Archive

Banner Iklan

Banner Iklan

Instagram

#guitars #gitarisklinik www.gitarisklinik.com

A photo posted by gitarisklinik | guitarclinic (@gitarisklinik) on

twitter

Video Youtube

Video Megadeth