Band metal | Musisi | Personel Band | Heavy Metal | Metal Core | Speed Metal | Power Metal | Death Metal | Hardcore | Punk | Punk Core | Hip Metal | Fusion Metal |

..................................

METALLICA

METALLICA adalah band papan atas dunia yang masih bertahan hingga sekarang

MEGADETH

MEGADETH

PERYPHERY

PERYPHERY band modern metal dengan konsep yang gahar dalam sound dan settingan

SEPULTURA

SEPULTURA band asal brazil

IRON MAIDEN

Iron Maiden band musik heavy metal yang sangat terkenal dan di dirikan pada 1975 di London, Britania Raya oleh pemain bas Steve Harris.

Senin, 25 November 2019

Gitaris Rock papan atas ikut merayakan Ultah GCI yang ke 10 Di bandara City mall


Mediamusikcadaskeras.com, Jakarta - Guitar Community of Indonesia (GCI) merayakan hari jadinya yang ke 10 di Bandara City mall Jakarta barat. Acara Ulang tahun yang diselenggarakan kolaborasi GCI Jakarta , dan GCI Tangerang yang diketuai Eza Somantri dan digelar pada Minggu 24 November 2019 , tampil puluhan musisi, baik gitaris solo maupun band. dan disupport oleh banyak sponsor seperti Doremi Musik, Laney amplifikasi, Valeton,  Delta musik.

Diantara para musisi yang hadir dan turut menyemarakkan acara Ulang tahun GCI itu terdapat nama nama gitaris populer seperti John Paul Ivan (Ex Boomerang), Jikun (/riff), Edo Widiz (VooDoo), dan gitaris nyentrik pemecah rekor dunia dengan gitar 6 neck yaitu Puguh Kribo.

Para gitaris populer itu ada yang tampil secara solo dan ada yang tampil berkolaborasi antara satu dengan yang lain. Jikun pada malam itu tampil solo dengan membawakan satu lagu instrumentalis karyanya. Sementara John Paul Ivan dan Edo Widiz tampil berkolaborasi dengan band The Tritorium personel terdiri dari Puguh Kribo,  Tigor Nainggolan pada drum dan Irwan marwan pada bass


Usai tampil, Jikun mengucapkan terima kasih dan selamat ulang tahun kepada GCI, bahkan ia juga berharap GCI makin hebat.

“Terima kasih buat GCI, dan selamat ulang tahun ke 10, semoga kedepan GCI semakin oke,” sapa Jikun usai tampil.

Senada dengan Jikun, John Paul Ivan atau yang kerap disapa JPI juga menyampaikan rasa terima kasihnya bisa menjadi bagian dari acara ultah GCI.

“Saya ucapkan terima kasih kepada GCI, ini acara bagus, semoga GCI kedepan makin jaya dan bisa membuat event yang lebih besar lagi. Maju terus GCI,” jelas JPI dengan teriakan lantang.

Lebih lanjut JPI menambahkan, acara semacam ini sangat bagus, bisa dijadikan  sebagai ajang silaturahmi gitaris dari komunitas GCI cabang manapun dan juga yg bukan anggota GCI.

“Mereka bisa saling bertemu, saling mempromosikan karyanya di stage atau sekedar menuangkan rasa ingin mereka utk tampil didepan publik. Kedepan saya berharap supaya penyelenggaraan acara bisa memilih tempat yang representatif, biar menarik minat penonton  lebih banyak lagi  utk datang dan mengapresiasi acaranya,” tambah JPI.

Dalam acara tersebut, JPI berkesempatan memainkan 2 buah lagu instrumentalia yang diambil dari album solonya yaitu ANGEL AND DEVIL, dan SIX SENSE. JPI  berkolaborasi dengan band The Tritorium. Sedangkan Edo yang juga berkolaborasi dengan band the Titorium memainkan sebuah lagu milik Deep Purple yaitu Smoke On The Water secara Instrumentalisme

Menurut Founder yang juga sekaligus Ketua Umum GCI Puguh Kribo, sejauh ini chapter GCI sudah ada di beberapa kota  di Indonesia, diantaranya  GCI Jakarta, GCI Tangerang, GCI Bogor, GCI Bekasi, GCI Pare, GCI Madiun, GCI Bojonegoro, GCI Surabaya, GCI Palembang, GCI Lampung, GCI Samarinda, GCI Ambon, GCI Balikpapan, GCI Semarang, GCI Medan dan GCI Lamongan. Disela-sela Acara juga dibagikan KTA (kartu anggota) bagi member yang sudah mendaftar melalui online

“GCI sampai saat ini sudah  tersebar di beberapa kota di Indonesia, hampir 16 kota, kedepan saya punya target sebisa mungkin ada di  33 kota,” jelas Puguh Kribo founder GCI

Lebih lanjut Puguh menambahkan tentang apa rencana kedepan dari komunitas GCI yang dipimpinnya ini.

”Rencana ke depan GCI akan ditekankan memperkuat struktur pengurus, anggota, dan mengarah pada komunitas gitar ygmemiliki visi dan visi seperti yang tertera pada AD/ART GCI. Selain itu  target kedepan akan mengadakan event yg melibatkan semua musisi di indonesia dan  luar negeri, serta turut berperan serta memajukan pariwisata musik di Indonesia,” tambah Puguh.

Seperti halnya komunitas atau organisasi lainnya, keberadaan GCI selalu ingin mengedepankan manfaat bagi para anggotanya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

”Kami terus berupaya agar keberadaan GCI selalu dapat membawa manfaat bagi para anggotanya, setidaknya kita bisa belajar banyak bagaimana berorganisasi, berkomunitas, sharing permainan hingga meng-organize diatas panggung. Selain itu menjalin komunikasi antar member  sehingga bias berbagi info tentang bagaimana bermain gitar, musik dengan baik, serta bagaimana cara diendorse oleh perusahaan musik atau label musik,” tutup Puguh.kribo

Berikut susunan acara dan nama nama soloist maupun band yang tampil diacara Ulang Tahun  GCI ke 10, di Bandara cita mall Jakarta Barat, Minggu 24 November 2019.

11.00 – 11.15 OPENING MC
11.15 – 11.30 ASNIZAR
11.30 – 11.45 PANJI WICAKSONO
11.45 – 12.00 BREAK DZUHUR
12.00 – 12.15 JUPITER BAND
12.15 – 12.30 HABIBUR
12.30 – 12.45 JEZIEL AW
12.45 – 13.00 SATRIA BAND
13.00 – 13.15 UCUP
13.15 – 13.30 THE OTHERSIDE
13.30 – 13.45 ELON
13.45 – 14.00 DIDIN DOBLOH
14.00 – 14.15 SHADIQA
14.15 – 14.30 DODDY HENDRAWAN
14.30 – 14.45 POWER OF ROCK
14.45 – 15.00 BREAK ASHAR
15.00 – 15.15 IRFAN MAULANA
15.15 – 15.30 RIDO ARMANSYAH
15.30 – 15.45 EKO PRASETYO
15.45 – 16.00 DOREMI SPEAK
16.00 – 16.30 LANEY SPEAK
16.30 – 16.45 DANNY BOENG
16.45 – 17.00 KURUSETRA
17.00 – 17.15 TOBAT BAND
17.15 – 17.30 QOBBASAT
17.30 – 17.45 RANGKA BAND
17.45 – 18.00 BREAK MAHGRIB
18.00 – 18.15 DE’BRODERS
18.15 – 18.30 POCHINKI BAND
18.30 – 18.45 NAN & FRIENDS
18.45 – 19.00 BEND’ERA
19.00 – 19.15 CUTEPAPA
19.15 – 19.30 ZENDHY KUSUMA
19.30 – 19.45 JIKUN /RIF
19.45 – 20.00 THE TRITORIUM
20.00 – 20.15 EDO WIDIZ ft TRITORIUM
20.15 – 20.30 JOHN PAUL IVAN ft TRITORIUM
20.30 – 21.00 JAM SESSION.

Share:

Jumat, 05 Juli 2019

Antartick feat. Noh Salleh – Hujan Berlalu dari single perdananya 'Kebas'

Www.mediamusikcadaskeras.com - Antartick feat. Noh Salleh – Hujan Berlalu dari single perdananya 'Kebas', band asal Bogor Antartick kini memiliki amunisi baru. Sebuah lagu bertema penyesalan yang mereka nyanyikan bersama penyanyi kenamaan Negeri Jiran; Noh Salleh, berjudul 'Hujan'. Bagi band yang digawangi Joean Lasta (vokal), Anang (gitar) dan Helvi (bass), lagu 'Hujan' adalah ungkapan bersalah yang mendalam. Rasa sakit yang teramat sangat. "Kalau diibaratkan seperti luka yang masih segar. Seperti tanah yang belum kering setelah guyuran hujan semalaman," ujar Helvi. Saking mendalamnya, penyesalan tersebut pun hanya bisa disampaikan dengan keluhan panjang "Aaaaaaaaaaaarrgh….”. Jika dicermati secara aransemen pun lagu ini tak seperti lagu kebanyakan. Hati-hati terheran-heran.

Antartick pun lagi-lagi tak sendirian. Noh Salleh yang dipinang mereka pun memberikan persetujuan untuk berkolaborasi dalam lagu ini. Musik Noh dan bandnya yang juga kebetulan bernama Hujan menemani pertumbuhan Antartick. Belum lagi musikalitas Noh yang sangat luas pun mencuri perhatian Antartick.
Noh dikenal dengan bandnya yang nge-rock dan bermusik "bising" namun ternyata project solonya sangat bertolakbelakang. Noh memilih musik folk jazz,
sementara ia sangat mencintai rockabilly dan oldies song.

Proses pembuatan lagu ini pun memakan waktu cukup lama. ‘Kerjasama dua negara’ membuat Antartick harus bersabar dalam menyelesaikan 'Hujan'. Noh memilih untuk take vocal di Indonesia saja dan hal itu membuat banyak waktu yang terlewatkan. "Tapi ini hasil yang sangat kami sukai. Noh orang yang luar biasa dan perfectionist dalam berkarya. Buat kami seperti banyak dapat ilmu baru saat proses pembuatan lagu ini. Belum lagi sosok Noh yang jahil dan humoris," tutur Joean. Garis merah dari judul single 'Hujan' yang juga dibuat dan dipersembahkan oleh band dari kota Hujan berkolaborasi dengan vokalis band Hujan dari Malaysia.

Seperti sebuah takdir dan chemistry yang terjalin tanpa rencana.Single ‘Hujan’ sudah tersedia di iTunes, Apple Music, Spotify, Joox dan berbagai
digital store lainnya.

Credit :
Title : Hujan
Artists : Antartick feat. Noh Salleh
Composer : Anang & Helvi
Producer : Anang
Publisher : Aquarius Pustaka Musik

Contact Person
Band : Anang – 0878 7465 4710
Radio Promotion : Inaokem – 0812 84744833
Media Coordinator : Yuliadian – 0817 4122 584

Social Media
Instagram : @band.antartick
Facebook : @AntartickMusic
YouTube : www.youtube.com/antartick

Share:

Sabtu, 22 Juni 2019

The Jono Launching Album Perdananya "Energy Full Distortion "

Jakarta - The Jono band Pendatang Baru asal Jakarta Launching Album Perdananya di Wajik Studio Pondok Aren di Tangerang Selatan.  album yang bertajuk "Energy Full Distortion" Ini dikemas sederhana dengan cover dan CD didalamnya.  CD dibandrol Rp. 25.000 /keping.

Acara di Wajik studio tanggal 22 Juni 2019 dimulai pada pukul 19.00-selesai ini dihadiri oleh Band-band Metal, The Jono merupakan Band yang beraliran Grunge ini juga mengundang beberapa Musisi Metal, Grunge, Rock,  bahkan soloists. Ada beberapa Band Metal seperti Aaargh ada Jameel dan beberapa personilnya, ada Puguh Kribo gitaris six necks yang juga diundang oleh The Jono, Sabor band, Kartel, Anto gimbal, North side, dan Coburn.

Track list di Album The Jono Ada 9 lagu yang ditampilkan Di wajik Studio , seperti :

1. Fucking Nise

2. I'm Hate

3. Heaven my world

4. I'm Free Yeahh

5. Energy full Distortion

6. Viralkan

7. I member you

8. Boring

9. P. H. P

Lagu andalan yang mereka andalkan "Energy Full Distortion". Karakter lagu banyak mengandalkan Effect-effect flanger, teknik picking, noise ,serta feedback, dari Sound amplifier,  serta teriakan vocal serta variasi drum yang fanatik ke Grunge.

Personal The Jono Syahrul Martono (Alur) Lead vocal Dan lead Gitar,   Erwin pada Bass , Achmad Subekti (Matt) pada Drum .informasi Band 0813-8636-8725. Instagram @jonoseattlesoundofficial .
Share:

Minggu, 16 Juni 2019

Guitar Collaboration digelar di Nusa Dua Bali oleh Guitaritual

Www.mediamusikcadaskeras.com - Guitaritual Presents "Guitar Collaboration " tergabung 4 Gitaris Indonesia, Eet Sjahranie - Edane, Edo Widiz - Voodoo, Puguh Kribo - The Tritorium, Iman Kurniawan. Guitar Collaboration Ini terselenggara berkat kerjasama Guitaritual bersama D16 Hostel Nusa dua Bali, yang diadakan pada tanggal 15 Juni 2019 pukul 14.00 waktu setempat.

Guitaritual yang mulai ada diberbagai daerah seperti jakarta, Bali, kalimantan, palembang, Bau-Bau dan daerah lain Di Indonesia.  Konsep acara Guitaritual yang diprakarsai oleh Edo Widiz Ini diawali dengan memainkan lagu masing-masing gitaris, dan sharing tentang cirikhas,dan teknik picking, teknik penjarian, fingering, dan kelebihan serta kekurangan dalam bermain gitar ujar Edo Widiz Ketua Guitaritual.

Guitaritual Guitar Collaboration ini menurut Edo Widiz sebagai Founder Guitaritual adalah mengajak generasi muda untuk saling berbagi ilmu dalam dunia permusikan khususnya gitar, serta memberikan kesempatan kepada generasi muda berkolaborasi dengan senior, menjembatani silahturahmi antara yang senior dan yunior.

Guitar Collaboration disupport oleh Guitaritual D16 Nature Villa Nusa dua Bali, Hostel D16 Nusa Dua Bali. Info lebih lengkap bisa follow instagram Guitaritual @guitaritual.  liputan by TW

Share:

Senin, 27 Mei 2019

Ezra J Rhapsody Gitaris asal Kota Jember mengusung genre Blues Rock

Jakarta - Ezra J Rhapsody mulanya seorang gitaris band pop asal Jember yang bernama Wish Rhapsody yang berdiri pada tahun 2008. Pada tahun 2016 para personil Wish Rhapsody memilih untuk vakum karena kesibukan diluar musik dan dengan keinginan untuk dapat bereksistensi maka Ezra tetap bermusik dengan mengusung aliran “Blues Rock” dengan berbagai nuansa yang ada disetiap karyanya.

Ezra J Rhapsody mulai menulis lagu lagi pada tahun 2017 dengan single pertama berjudul “Politix”, dimana “Politix” ini ditullis sebagai bentuk ekspresi dari suasana politik yang ada saat ini hanya saja pada lagu ini pendengar tidak dibatasi dengan lirik sehingga para pendengar memiliki imajinasi dan suasananya sendiri untuk lagu ini. Lewat “Politix” harusnya kita lebih sadar bahwa politik adalah tentang bagaimana kita berjuang, lebih jujur, dan politik yang seharusnya itu penuh cinta kasih.

Pada bulan Februari 2019 Ezra J Rhapsody melakukan Tour Single Politix di Bali dengan Konsep “BlackCampaign”. Konsep BlackCampaign ini di buat dengan tujuan untuk menyuarakan perdamaian pada Politik yang ada di Indonesia khususnya dan Dunia Umumnya. Tour Single ini dilaksanakan pada Tanggal 16—17 Februari 2019 di Lingkara Space di Denpasar dan The Onion. Co di Ubud.

Semoga “Politix”dapat menghibur dengan memberikan gambaran nuansa politik yang ada saat ini dan juga dapat memberikan kontribusi musik tanah air.

LINK LAGU Band Camp : https://ezrajrhapsody.bandcamp.com/track/politix
Share:

Gitaris bertopeng CutePapa viral di media sosial

www.mediamusikcadaskeras.com - CutePapa nama akrab panggilan gitaris bertopeng yang suka memainkan music hiphop rock. Awal mula Papa lebih berkreasi dan bermain Gitar di social media seperti Instagram dengan meng-cover video music populer  . Dalam perjalanan bermusiknya CutePapa sudah bekerjasama dengan beberapa musisi hiphop dan musisi genre lainnya  seperti Iwa K, Tuan Tiga Belas ,Yacko , Agriculture, Anji hingga Eka Gustiwana .

Kebiasaan Cute Papa dalam berkomunikasi dengan audience, dia tidak berbicara atau mengeluarkan suara pada saat berkomunikasi, melainkan orang lain yang Akan membantu dalam berkomunikasi dan memiliki karakter tidak berbicara & selalu menggunakan topeng berwarna putih.

Saat ini Papa sedang mempersiapkan  EP bersama dengan PAPA Records yang akan dirilis pada bulan Juli melalui media social.
Share:

Minggu, 10 Maret 2019

Memperingati hari musik nasional PAPPRI undang artis ibukota Jakarta

www.mediamusikcadaskeras.com - Peringatan dan perayaan Hari Musik Nasional 9 Maret 2019 yang dilaksanakan oleh Persatuan Artis Penyanyi dan Pencipta lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), mendapat sambutan meriah dari warga batam

PAPPRI Kepri ditunjuk langsung oleh PAPPRI Pusat sebagai tuan rumah perhelatan musik nasional yang diisi para musisi ternama Tanah Air. Kegiatan perayaan hari musik nasional tersebut dikemas dalam sebuah parade pentas dan musik 2019 di halaman depan Mall Botania 2 Batam Center, Sabtu (9/3).

Peringatan hari musik, bahwa musik adalah sebagai alat pemersatu perbedaan dan menjadikan kita satu. Peringatan Hari Musik Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Maret ini, Berto Izaak Doko mengatakan

2019 digelar di Batam, yang tentunya dapat berdampak pada pariwisata dan roda perekonomian daerah dan pendapatan masyarakat kecil yang ikut berpartisipasi membangun kota Batam,” jelas Berto

Tema untuk tahun 2019 ini ’Musik adalah alat persatuan dan kesatuan bangsa’,  Pembukaan acara oleh Ketua Umum PAPPRI Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono itu menampilkan sederetan artis ternama Tanah Air, seperti Puguh Kribo dan the Tritorium yang menampilkan Gitar 6 kepala, Eky Lamoh, Ermy Kulit, Anang dan Asyanti serta Aurel, Dina Mariana, Sherly Mey, Deliza, Angkasa Band, dan artis lainnya.

”Penampilan mereka juga dikolaborasikan dengan para musisi Kota Batam yang memiliki banyak potensi dan bakat yang potensial ,”.

Berto sebagai Ketua DPD PAPPRI propinsi Kepri .juga mengatakan dalam acara yang dimulai dari pukul 13.00 - 24.00 WIB itu dirangkai dengan diskusi musik yang dipimpin langsung Anang Hermansyah, didampingi Kadispar Kepri Buralimar, Kadisbudpar Batam Ardiwinata, dan Sekjen DPP PAPPRI Johnny William Maukar.

”Diskusi musik yang dipimping Anang ini lebih menekankan cara memberdayakan musisi dan upaya kerja keras PAPPRI untuk menetapkan standarisasi dan sertifikasi terhadap penyanyi, pencipta lagu, dan pemusik dan pelaku musik serta pekerja musik Tanah Air. Dan selama ini memang belum ada standarisasi atau sertifikasi serta aturan baku terkait tarif manggung dan lainnya,” kata Berto

Bahwa musik, lanjutnya, dapat dijadikan alat untuk mempersatukan bangsa.

”Perkembangan musik harus didukung dengan orang-orang yang berkualitas, yang juga mempunyai alur jelas dalam mengembangkan sebuah karya bermusiknya. Dan karya itu dapat disampaikan kepada masyarakat dengan tujuan yang baik terutama membangun kesatuan negeri ini,” jelasnya.

DPD PAPPRI Kepri yang dipimpin oleh Berto juga merangkai acara tersebut dengan bazar UKM Batam dalam menyediakan beragam kuliner.

”Ada sekitar 80 stan kami sediakan gratis untuk memeriahkan Hari Musik Nasional 2019 ini,” Berto menutup wawancara

Selain itu, ada juga acara atraksi Debus, Rempak Tari Melayu, dan atraksi lainnya, Anang, Asyanti, dan Aurel tampil dengan menyanyikan beberapa lagu, antara lain Tua-Tua Keladi, Jangan Memilih Aku, Cinta Terbaik, dan Jodohku
Share:

.

viewer

Blog Archive

Instagram

#guitars #gitarisklinik www.gitarisklinik.com

A photo posted by gitarisklinik | guitarclinic (@gitarisklinik) on

twitter

Video Youtube

Video Megadeth